6 Tips Scuba Diving yang Wajib Diketahui Pemula
6 Tips Scuba Diving yang Wajib Diketahui Pemula
June 6, 2017
9 Peralatan Hiking yang Wajib Dibawa Pendaki
9 Peralatan Hiking yang Wajib Dibawa Pendaki
June 13, 2017
Show all

7 Tips Mendaki Gunung yang Aman

7 Tips Mendaki Gunung yang Aman

Mendaki gunung sudah menjadi lifestyle atau gaya hidup bagi orang jaman sekarang. Tak hanya orang-orang muda, mereka yang sudah berumur pun masih suka mendaki gunung. Bahkan, kaum perempuan juga banyak yang menggemari aktifitas luar ruangan ini.

Memang, merupakan kebanggaan tersendiri saat mencapai puncak gunung yang tinggi, namun pulang ke rumah dan kembali dalam keadaan selamat juga hal yang utama.

Nah, sebelum mendaki gunung, diperlukan persiapan-persiapan khusus yang harus dilakukan oleh para pendaki, terutama kondisi fisik dan mental yang sehat. Jangan sampai saat mendaki gunung mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Berikut ini adalah tips mendaki gunung yang  aman :

  1. Survey lokasi pendakian

Sebelum memulai pendakian, sebaiknya melakukan survey atau mengecek kondisi lokasi pendakian dan memastikan sudah tahu jalur pendakian yang akan dilewati. Lihat juga apakah keadaan di gunung saat Anda akan mendaki sedang dalam kondisi baik atau buruk.

Berkonsultasi dengan teman yang sudah pernah ke gunung tersebut juga sangat disarankan. Karena Anda bisa mengetahui seluk beluk medan pendakian yang dituju.

  1. Olahraga sebelum pendakian gunung

Aktifitas mendaki gunung (hiking) pastinya membutuhkan fisik dan mental yang sehat. Sangat disarankan Anda melakukan olahraga rutin sebelum pendakian. Minimal 3 minggu sebelum hari “H” Anda melakukan lari pagi atau jogging. Dengan begitu, anggota tubuh akan terbiasa bergerak dan dapat menghindari keram saat mendaki.

  1. Membawa barang yang penting

Bawalah barang bawaan yang penting saja. Jangan membawa barang secara berlebihan. Karena hanya akan menambah beban tas carrier dan bisa menghambat pendakian.

  1. Perlengkapan pendakian

Persiapan alat pendakian juga harus diperhatikan. Karena ini adalah penyokong utama pendaki saat di gunung. Alat-alat yang biasanya dibawa adalah tenda, matras, sleeping bag, sepatu hiking, sandal gunung, jaket tebal, peralatan masak, makanan dan minuman, alat P3K dan obat-obatan, jas hujan/ponco. Kemaslah semua barang-barang tersebut menjadi satu dalam tas carrier.

  1. Mengenali gejala penyakit gunung

Penyakit gunung atau juga dikenal dengan AMS (Acute Mountain Sickness) merupakan penyakit ketinggian di atas gunung dan berdasarkan tingkatannya, AMS dibagi menjadi kategori ringan, sedang dan berat.

Gejala AMS yang sering muncul biasanya adalah sakit kepala, mual, kehilangan nafsu makan, sesak nafas, tidur terganggu, dan lain-lain. Jika mengalami hal-hal tersebut yang harus dilakukan adalah tetap dalam kondisi sadar dan melakukan aktifitas yang ringan. Jangan mencoba untuk mendaki ke tempat yang lebih tinggi sampai kondisi tubuh Anda normal. Jika kondisi semakin parah, sebaiknya turun ke tempat yang lebih rendah dengan meminta bantuan teman-teman pendaki.

  1. Mengurus izin pendakian

Hampir semua gunung saat ini memiliki pos perijinan untuk mendaki. Dengan mengurus izin pendakian, pendaki akan terdata oleh petuga. Karena hal itu sangat penting jika ada pendaki yang tersesat atau belum turun juga setelah lewat waktu pendakian, petugas langsung segera bertindak.

Biasanya, dalam mengurus izin pendakian, pendaki juga harus melampirkan surat keterangan sehat dari dokter atau puskesmas. Dengan hal ini, petugas pos perijinan bisa dengan tepat membawa perlengkapan obat-obatan dan penanganan khusus apabila pendaki tersebut sewaktu-waktu kambuh penyakitnya.

  1. Berteduh saat hujan turun

Cuaca di gunung seringkali berubah-ubah tanpa kita sadari. Kadangkala saat berangkat mendaki, cuaca sedang cerah-cerahnya dan matahari bersinar terang. Namun saat di tengah perjalanan, tiba-tiba mendung dan hujan deras. Pendaki sebaiknya waspada akan hal ini, jangan lupa gunakan jas hujan atau ponco yang sudah Anda bawa. Berteduhlah di tempat yang aman atau bisa juga mendirikan tenda.

Semoga tips ini bermanfaat dan Anda selamat sampai puncak hingga kembali ke rumah dan keluarga tersayang.

Happy Traveling!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × five =